Friday, December 21, 2007

Telusur (1)


Membuat Berita Ringkas


BANYAK teman bertanya bagaimana menggabungkan sumber berita dari "wires" dan data-data pendukung yang begitu banyak hanya untuk menulis sebuah berita ringkas. Apalagi, sumber-sumber berita dari kantor berita asing itu ditulis dalam bahasa yang bukan bahasa Indonesia.

Modal utamanya tentu saja mengerti bahasa Inggris, setidak-tidaknya pasif saja sudah cukup. Jika editor sudah menentukan apa yang harus kita kerjakan, mudah saja kita tinggal langsung "search" mencari bahan-bahan itu. Jika editor bilang, "Kamu cari sendiri mana berita yang menurut kamu menarik dan penting", maka diperlukan kepekaan jurnalistik dan usaha ekstra.

Membuat berita ringkas bukan berarti persoalan sepele, bukan berarti persoalannya ringkas. Membuat berita ringkas seperti kilasan kawat sedunia, juga merupakan saripati dari sumber-sumber berita dan data yang begitu banyak. Bukan persoalan menerjemahkan sepenggal alinea di bagian pertama berita atau memilih kira-kira mana yang enak diterjemahkan. Lebih dari itu. Diperlukan pemahaman menangkap pesan yang ingin disampaikan.

Mulai saat ini ke depan, sahabat akan disuguhi berita-berita ringkas yang saya buat di rubik Telusur yang terbit setiap hari Kamis di Harian Kompas. Seluruhnya mengenai iptek, khususnya iptek di bidang internet. Ini sekadar upaya mengumpulkan dan mendokumentasikan tulisan-tulisan kecil yang tercecer, siapa tahu ada manfaatnya . Siapa tahu pula sahabat bisa mengikuti perkembangan internet, meski dari berita-berita ringkas. Tidak ada salahnya, bukan? Berikut satu tulisan ringkas yang dimuat Kompas rubrik Telusur, 15 November 2007:

YAHOO! RAMBAH LAYANAN PONSEL ASIA

Tidak mau kalah dengan saingan utamanya, Google, perusahaan internet Yahoo Inc mengeluarkan layanan informasi mobile kepada sembilan operator telepon seluler (ponsel), termasuk Indonesia. Mitra yang diambil Yahoo, sebagaimana diberitakan BusinessWeek, antara lain operator India, Malaysia, Indonesia, Hongkong, dan Singapura. Dengan kesepakatan ini, Yahoo memiliki mitra kerja dengan 20 operator ponsel berbasis web di 19 negara.

Layanan baru yang diberi nama "oneSearch" ini baru akan beroperasi di Asia akhir 2007 ini. Dengan layanan mobile ini, pengguna ponsel dapat memantau cuaca secara berkala, pergerakan bursa saham lokal, direktori jalan, film, konversi mata uang, dan informasi penerbangan, selain tentu saja dapat mengakses situs tertentu yang diinginkan.

Tidak seperti pencarian pada komputer personal, "oneSeach" didesain untuk menunjukkan informasi yang diperlukan pada layar halaman pertama ponsel sehingga pengguna tidak harus membuka-buka halaman lainnya.

Yahoo mengumumkan rencananya ini satu minggu setelah Google mengeluarkan paket software mobile gratis yang disebut "Android". Tujuan Google membuat software mobile gratisan ini untuk memudahkan pengguna mengakses web di ponsel dan gadget bergerak lainnya. (PEP)

No comments: